Penelusuran Data

Telusuri data di dalam kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

ANALISIS KUANTITATIF BERKAS REKAM MEDIS PADA LEMBAR INFORMED CONSENT TINDAKAN OPERASI KASUS SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN TAHUN 2020

KHAIRUNNISA, KHAIRUNNISA (2021) ANALISIS KUANTITATIF BERKAS REKAM MEDIS PADA LEMBAR INFORMED CONSENT TINDAKAN OPERASI KASUS SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN TAHUN 2020. [Tugas Akhir]

[img] Text
KHAIRUNNISA - 18D30470.pdf

Download (199kB)

Abstract

Informed consent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarganya atas dasar penjelasan mengenai tindakan medis yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. Informed consent diperlukan untuk memastikan bahwa pasien telah mengerti semua informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan, serta pasien mampu memahami informasi yang relevan dan pasien memberikan persetujuan. Dari 10 berkas rekam medis pada formulir informed consent tindakan operasi diperoleh ketidaklengkapan komponen identifikasi sebanyak 98%, komponen laporan penting sebanyak 95,5%, komponen autentifikasi sebanyak 95% serta komponen pencatatan yang baik sebanyak 83,3%. Tujuan penelitian ini mengetahui analisis kuantitatif Berkas Rekam Medis Pada Lembar Informed Consent Tindakan Operasi Kasus Sectio Caesarea di Rumah Sakit Islam Banjarmasin Tahun 2020. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan subjek penelitian informan utama yaitu petugas perawat kamar bedah asisten dokter spesialis obgyn dan informan triangulasi yaitu kepala instalasi rekam medis dan petugas analisis. Instrumen penelitian ini yaitu pedoman observasi dan pedoman wawancara, teknik analisis data penelitian ini yaitu kuantitatif yang didukung kualitatif. Dari hasil penelitian komponen identifikasi pasien dan dokter kelengkapan tertinggi pada nama pasien (99,3%), ketidaklengkapan tertinggi pada nomor rekam medis (5,7%) dan kelengkapan tertinggi pada komponen dokter pelaksana tindakan (95,7%), ketidaklengkapan tertinggi pada pemberi persetujuan (51,1%), komponen laporan penting kelengkapan tertinggi pada komponen diagnosis (92,9%) ketidaklengkapan tertinggi pada komplikasi (36,2%), komponen autentifikasi kelengkapan tertinggi pada komponen nama dokter (93,6%) ketidaklengkapan tertinggi pada nama pasien/keluarga (28,4%), komponen pencatatan sesuai standar kelengkapan tertinggi pada komponen tidak ada tipe-x (100%) ketidaklengkapan tertinggi pada tidak ada bagian kosong (73%).

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: D3 Perekam dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Administrator SHB
Date Deposited: 02 Feb 2022 00:57
Last Modified: 02 Feb 2022 00:57
URI: http://repository.stikeshb.ac.id/id/eprint/185

Actions (login required)

View Item View Item