Penelusuran Data

Telusuri data di dalam kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA DUPLIKASI PENOMORAN PADA DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN PUSKESMAS PERAWATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN TANAH BUMBU

GUSTI, ALMEIDASYAFA MARANADA (2021) FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA DUPLIKASI PENOMORAN PADA DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN PUSKESMAS PERAWATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN TANAH BUMBU. [Tugas Akhir]

[img] Text
GUSTI ALMEIDASYAFA MARANADA - 18D30458.pdf

Download (90kB)

Abstract

Duplikasi nomor rekam medis adalah penggunaan 1 nomor rekam medis yang sama akan tetapi dimiliki oleh pasien lain. Duplikasi penomoran yang terjadi pada umumnya disebabkan oleh proses identifikasi yang kurang tepat sehinga menyababkan 1 nomor rekam medis yang sama dimiliki oleh pasien lain, dimana seharusnya setiap pasien hanya mendapatkan satu nomor rekam medis yang dipakai untuk dokumen rawat jalan yang bertujuan untuk membedakan rekam medis pasien yang satu dengan yang lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya duplikasi penomoran pada dokumen rekam medis rawat jalan puskesmas perawatan simpang empat. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian seluruh petugas pendaftaran rawat jalan puskesmas perawatan simpang empat kabupaten tanah bumbu. Instrumen penelitian ini yaitu observasi dan wawancara dengan pedoman checklist. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor yang menjadi penyebab terjadinya duplikasi adalah faktor pendidikan, faktor tingkat kepatuhan petugas terhadap SPO di puskesmas perawatan simpang empat, faktor kinerja petugas dalam penomoran rekam medis yang di dasari KIB. Disarankan untuk pihak puskesmas perlu memperhatiakan dalam merekrut pegawai agar sesuai dengan pekerjaan, melakukan revisi SPO sesuai dengan masalah yang ada, dan mencari inovasi agar KIB atau nomor rekam medis yang sudah diberikan kepada pasien bisa terus dibawa oleh pasien.

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: D3 Perekam dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Administrator SHB
Date Deposited: 02 Feb 2022 00:57
Last Modified: 02 Feb 2022 00:57
URI: http://repository.stikeshb.ac.id/id/eprint/178

Actions (login required)

View Item View Item