Penelusuran Data

Telusuri data di dalam kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN DAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA DI KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA

NOOR, IZZAH (2023) HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN DAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA DI KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA. [Tugas Akhir]

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (188kB)
[img] Text
JURNAL POLA PEMBERIAN MAKAN BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA DI KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (587kB)
[img] Text
PROPOSAL PENELITIAN NOOR IZZAH 19S10309.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (823kB)
[img] Text
SKRIPSI NOOR IZZAH 19S10309 SCAN TTD.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Stunting atau pendek merupakan status gizi yang didasarkan pada indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) atau panjang badan menurut umur (PB/U) dengan Z-score kurang dari -2 SD (standar deviasi). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola pemberian makan dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada baduta di Kelurahan Landasan Ulin Utara. Penelitian case control ini dilakukan di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru pada bulan September 2022 sampai dengan Mei 2023. Sampel penelitian adalah 26 baduta stunting dan 26 baduta tidak stunting. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling. Panjang badan diukur dengan menggunakan infantometer. Data pola pemberian makan dan riwayat penyakit infeksi dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Pola pemberian makan (p=0,025) berhubungan signifikan dengan kejadian stunting dengan OR 4,250 (95% CI: 1,332 - 13,562), artinya baduta dengan pola pemberian makan yang tidak tepat berisiko 4,25 kali lebih tinggi mengalami stunting dibandingkan dengan baduta yang memiliki pola pemberian makan yang tepat. Riwayat penyakit infeksi (p=0,499) tidak berhubungan signifikan dengan kejadian stunting. Orang tua baduta, terutama ibu baduta disarankan untuk memberikan pola makan secara tepat dan teratur dan menjaga kesehatan anak agar anak terhindar dari masalah gizi terutama stunting. Kata Kunci : baduta, pola pemberian makan, riwayat penyakit infeksi, stunting.

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: S1 Gizi
Depositing User: Administrator SHB
Date Deposited: 24 Jan 2024 02:14
Last Modified: 24 Jan 2024 02:14
URI: http://repository.stikeshb.ac.id/id/eprint/542

Actions (login required)

View Item View Item