Penelusuran Data

Telusuri data di dalam kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

PENGARUH FORMULASI TEPUNG TERIGU, TEPUNG IKAN GABUS, TEPUNG BIJI DAN BUAH LABU KUNING TERHADAP KADAR PROTEIN, ZAT BESI DAN DAYA TERIMA BISKUIT

FITRI, YANI EKA LESTARI (2019) PENGARUH FORMULASI TEPUNG TERIGU, TEPUNG IKAN GABUS, TEPUNG BIJI DAN BUAH LABU KUNING TERHADAP KADAR PROTEIN, ZAT BESI DAN DAYA TERIMA BISKUIT. [Tugas Akhir]

[img] Text
FITRI YANI EKA LESTARI- abstrak.pdf

Download (338kB)

Abstract

Masa balita merupakan masa penting pertumbuhan anak yang memerlukan asupan protein dan zat besi, kekurangan zat gizi tersebut dapat menyebabkan masalah gizi salah satunya stunting. Tepung ikan gabus, tepung biji dan buah labu kuning adalah tepung yang mengandung protein dan zat besi tinggi sehingga cocok untuk substitusi tepung terigu sebagai bahan tambahan pada produk biskuit. Penelitian ini bertujuan mengetahui formulasi tepung terigu, tepung ikan gabus, tepung biji dan buah labu kuning terhadap kadar protein dan zat besi serta daya terima (warna, aroma, tekstur, dan rasa) biskuit untuk balita. Penelitian ini bersifat eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali replikasi. Proporsi tepung terigu, tepung ikan gabus, tepung biji dan buah labu kuning yang digunakan adalah P0 (100%:0%:0%:0%), P1 (50%:20%:20%:10%), P2 (50%:15%:15%:20%), P3 (50%:10%:10%:30%). Analisis data kadar protein dan zat besi menggunakan one way anova, sedangkan untuk daya terima menggunakan analisis friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kadar protein tertinggi pada P2 yaitu 7,90% dengan uji statistik (p=0,940>α=0,05) tidak ada pengaruh formulasi terhadap kadar protein, sedangkan pada nilai rata-rata uji kadar zat besi tertinggi pada P3 yaitu 13,5 mg/100gr biskuit dengan uji statistik (p=0,001<α=0,05) terbukti memiliki pengaruh terhadap kadar zat besi. Daya terima yang terdiri dari warna, aroma, tekstur dan rasa memiliki nilai tertinggi masing-masing 3,56 (P0), 3,80 (P0), 3,28 (P1), 3,20 (P1). Formulasi tepung terigu, tepung ikan gabus, tepung biji dan buah labu kuning terbukti memiliki pengaruh terhadap daya terima yang dihasilkan karena (p<α=0,05).

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: S1 Gizi
Depositing User: Administrator SHB
Date Deposited: 11 Feb 2022 08:10
Last Modified: 11 Feb 2022 08:10
URI: http://repository.stikeshb.ac.id/id/eprint/285

Actions (login required)

View Item View Item