Penelusuran Data

Telusuri data di dalam kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

TINJAUAN PENERAPAN KODEFIKASI PENYAKIT PASIEN UMUM RAWAT JALAN DI UPT PUSKESMAS MARTAPURA 2 KABUPATEN BANJAR TAHUN 2021

ERSA, ISNANIN APRIDA (2021) TINJAUAN PENERAPAN KODEFIKASI PENYAKIT PASIEN UMUM RAWAT JALAN DI UPT PUSKESMAS MARTAPURA 2 KABUPATEN BANJAR TAHUN 2021. [Tugas Akhir]

[img] Text
ERSA ISNANIN APRIDA abstrack.pdf

Download (152kB)

Abstract

Pelaksanaan kodefikasi penyakit di Puskesmas Martapura 2 terdapat beberapa permasalahan antara lain peneliti menemukan pelaksanaan kodefikasi penyakit masih kurang sempurna dibagian berkas rekam medis, terutama dibagian diagnosa pasien dan kode diagnosis pasien yang masih kosong mengakibatkan kelengkapan berkas rekam medis pasien tidak lengkap sehingga terhambatnya proses kodefikasi penyakit di puskesmas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penerapan Kodefikasi Penyakit untuk pasien umum rawat jalan di Puskesmas Martapura 2 Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan subjek penelitian informan utama yaitu petugas koding unit rekam medis dan informan triangulasi yaitu kepala rekam medis. Instrumen penelitian ini yaitu pedoman observasi dan pedoman wawancara, teknik analisis data penelitian ini yaitu kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa di Puskesmas Martapura 2 terdapat Standar Prosedur Operasional (SPO) dalam pengkodifikasian penyakit di Puskesmas yang dikeluarkan khusus berdasarkan keputusan kepala UPT puskesmas martapura 2. Kodefikasi penyakit di puskesmas martapura 2 sudah dilaksanakan sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang ada, Karakteristik Petugas coding berlatar belakang Ahli Madya rekam medis, lama bekerja 10 bulan pernah mengikuti pelatihan saat menjalankan kuliah Ahli Madya rekam medis, pada formulir rekam medis masih terdapat ketidaklengkapan pengisian diagnosis sebanyak 38 berkas (40%) dan untuk pemberian kode penyakit memiliki ketidaklengkapan sebanyak 40 berkas (42%).

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: D3 Perekam dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Administrator SHB
Date Deposited: 07 Feb 2022 07:22
Last Modified: 07 Feb 2022 07:22
URI: http://repository.stikeshb.ac.id/id/eprint/234

Actions (login required)

View Item View Item