Penelusuran Data

Telusuri data di dalam kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM PENOMORAN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS TAMBARANGAN KABUPATEN TAPIN

NILNA, HIDAYAH (2021) TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM PENOMORAN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS TAMBARANGAN KABUPATEN TAPIN. [Tugas Akhir]

[img] Text
NILNA HIDAYAH - 18D30504.pdf

Download (177kB)

Abstract

Sistem penomoran dalam pelayanan rekam medis yaitu tata cara penulisan nomor yang diberikan kepada pasien yang datang berobat sebagai bagian dari identitas pribadi pasien yang bersangkutan. Sistem penomoran yang digunakan di Puskesmas Tambarangan Kabupaten Tapin adalah sistem penomoran keluarga, yaitu setiap kepala keluarga yang berobat memiliki satu nomor yang digunakan oleh seluruh anggota keluarga tetapi masih ditemukan satu nomor digunakan oleh beberapa kepala keluarga. Tujuan penelitian ini menggambarkan pelaksanaan sistem penomoran rekam medis rawat jalan di Puskesmas Tambarangan Kabupaten Tapin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian antara lain, sistem penomoran keluarga terdiri dari 5 angka nomor rekam medis yaitu 2 angka pertama berisikan kode wilayah Desa sedangkan 3 angka terakhir adalah nomor rekam medis, kelebihan sistem penomoran keluarga yaitu lebih cepat dalam mencari berkas rekam medis anggota keluarga, menghemat tempat penyimpanan rekam medis dan menghemat anggaran, sedangkan kekurangan sistem penomoran keluarga yaitu memerlukan waktu yang cukup lama apabila pasien lama tidak datang berobat dan memperlambat serta menghambat pelayanan apabila pasien tidak membawa KIB dan lupa nomor rekam medisnya, adapun kendala pelaksanaan sistem penomoran berdasarkan unsur man: tidak ada petugas rekam medis yang berkualifikasi pendidikan D3 Perekam dan Informasi Kesehatan dan belum pernah mengikuti pelatihan/bimtek/sosialisasi tentang sistem penomoran rekam medis, machine: ketersedian komputer hanya satu dan hanya digunakan untuk pengecekan BPJS, methode: tidak ditemukan adanya SOP tentang sistem penomoran rekam medis dan SIMPUS sudah tidak digunakan lagi karena pelaksanaannya terkendala oleh tenaga teknis yang tidak ada, dan material: KIUP belum digunakan, dan waktu penyediaan rekam medis rawat jalan ≤ 10 menit.

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: D3 Perekam dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Administrator SHB
Date Deposited: 02 Feb 2022 07:27
Last Modified: 02 Feb 2022 07:27
URI: http://repository.stikeshb.ac.id/id/eprint/199

Actions (login required)

View Item View Item