Penelusuran Data

Telusuri data di dalam kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

TINJAUAN EFISIENSI PENGGUNAAN TEMPAT TIDUR RUANG RAWAT INAP BERDASARKAN GRAFIK BARBER JOHNSON DI RS TK. IV GUNTUNG PAYUNG TAHUN 2019

AHMAD, RIFAI (2019) TINJAUAN EFISIENSI PENGGUNAAN TEMPAT TIDUR RUANG RAWAT INAP BERDASARKAN GRAFIK BARBER JOHNSON DI RS TK. IV GUNTUNG PAYUNG TAHUN 2019. [Tugas Akhir]

[img] Text
AHMAD RIFAI - 17D30326.pdf

Download (90kB)

Abstract

Dalam memantau dan menilai tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur ruang rawat inap pasien digunakan empat indikator yaitu Bed Occupancy Ratio (BOR), Average Length Of Stay (AvLOS), Turn Over Interval (TOI), dan Bed Turn Over (BTO). Sumber data yang dapat digunakan untuk menghitung indikator tersebut adalah Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) keempat indikator tersebut disajikan dalam bentuk grafik Barber Johnson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Ruang Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif (mix method) dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pencatatan sensus dan rekapitulasi Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) dilakukan oleh bagian keperawatan dengan Hari Perawatan 3.906 hari, Lama Dirawat 2.765 hari, Pasien Keluar Hidup dan Mati 1.141 orang, Jumlah Tempat Tidur 22 dan Periode Hari Pelaporan 365 hari. Nilai indikator BOR 48,64%, AvLOS 2,42 hari, TOI 3,61 hari, dan BTO 51,86 kali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pencatatan dan rekapitulasi Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) dilakukan oleh bagian unit keperawatan. Efisiensi penggunaan tempat tidur ruang rawat inap berdasarkan grafik Barber Johnson tahun 2019 di RS Tk. IV Guntung Payung masih belum efisien yang menunjukan bahwa titik BJ berada diluar daerah efisien dan tidak ditemukannya keempat indikator bertemu disatu titik yang disebut dengan titik BJ.

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: D3 Perekam dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Administrator SHB
Date Deposited: 27 Jan 2022 01:15
Last Modified: 27 Jan 2022 01:15
URI: http://repository.stikeshb.ac.id/id/eprint/101

Actions (login required)

View Item View Item